Rasa cintamu padaku adalah Surga, yang tak mampu kumasuki jika kau tak memahami.

Premium Blogger Themes - Starting From $10
#Post Title #Post Title #Post Title

naskah lomba Pidato, hari kartini, mak aku minta buatkan, hehe memang emak ku tangguh!


A.      PEMBUKAAN
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمدلله الذي أنعمنا بنعمة الإمانِ والإسلام والصَّلاة والسَّلام على خير الأنامِ صلاة وسلاماً دائمينِ متلازمين في دار السلام. أمّا بَعْدُ:

-          Segala puji bagi Allah SWT yang telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya dan menempatkannya di bumi sebagai khalifah u memakmurkan bumi bukan untuk melakukan kerusakan di dalamnya.
-          Shalawat dan salam semoga tercurahkan kpd Nabi Muhammad SAW yang telah mengajari  umatnya cinta dan kasih sayang, juga kepada keluarga dan semua sahabatnya.
-          (Pantun)
Mendidik itu dengan hati nurani
Supaya anak berbudi pekerti.
Memperingati hari ibu kartini
Lomba pidato mak wati ikuti
      Si sulek berkacamata.
      Si ajis di jewer mama.
      Si anak penyejuk mata.
      Dengarkan ya dengan seksama.
-          Yang terhormat dewan juri. Yg terhormat para ibu dan wanita-wanita  tangguh dan luar biasa, pendidik putra putri harapan bangsa.
-          Baiklah pada kesempatan yang berbahagia ini, izinkan saya menyampaikan ceramah yang berjudul, mempersiapkan  anak penyejuk mata.

B.  BAGIAN 2 (ISI CERAMAH )
Hadirin dan hadirat yang saya banggakan dan cintai karena Allah.
            Anak adalah titipan dari Allah yang harus kita didik, bila kita tidak mendidiknya dengan baik bisa jadi dia akan menjadi anak yang jungkir balik, salah pergaulan, durhaka dan sebagainya nauzubilah min zalik...kita tak mau yang demikian terjadi di keluarga kita.
Sesungguhnya Allah telah berfirman dalam surat AT-TAGHOOBUN Ayat 15:
Bismillahirrohman nirrohim,
!$yJ¯RÎ) öNä3ä9ºuqøBr& ö/ä.ß»s9÷rr&ur ×puZ÷GÏù 4 ª!$#ur ÿ¼çnyYÏã íô_r& ÒOŠÏàtã ÇÊÎÈ  
15. Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu), dan di sisi Allah-lah pahala yang besar.

Ibu-ibu,...!
            Orang tua mana yang tak mau melihat anaknya menyejukkan pandangan, membuat hati tentram, dan membahagiakan kita dengan kebagusan akhlaknya, cara bicaranya yang sopan, pergaulan yang baik, ia soleh atau soleha, berprestasi, kalau disuruh tidak membantah, di perintahkan beli belacan tak malah beli rokok, atau sebagainya. Semua kebagusan akhlak anak itu sangat kita inginkan menghiasa rumah kita. Bukan begitu ibu-ibu....?!
Kita sebagai seorang ibu atau calon ibu harus tahu, bahwa kita adalah sebaik –baik perhiasan dunia, lhoooo, percaya gak? Tapi nanti dulu-nanti duluuuu, wanita yg sebaik-baik perhisan dunia itu adalah wanita yang sholeha, sebagaimana sabda nabi Muhammad SAW,
“ sesungguhnya dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhisan itu adalah istri yg soleha” (sabda nabi)
Nah apa hubungannya, ?
Yah jelas, istri yang soleh itu akan mampu mendidik anak agar menjadi soleh pula,
Selain itu ada satu lagi hadits nabi tentang keutamaan wanita, yaitu surga ternyata surga itu ada di bawah telapak kaki kita, wah sungguh luar biasa..
“ Al jannatu  tahtaa Aqdamil Ummahaat” = surga itu di bawah telapak kaki para ibu.


Ibu-ibu yang di rahmati Allah,
            Apa artinya itu, ? coba kita renungkan, ! surga itu adalah simbol  sebuah kebahagiaan, maka kalau kita pikir-pikir berarti, wanita itu atau para ibu itu adalah sumbernya surga, sumber kebahagiaan, jadi kalau sebuah negara itu tidak bahagia berarti ibu-ibu indonesia itu lagi bermasalah kepribadiannya, atau jika sebuah keluarga itu tidak bahagia, rumah tidak menjadi surga bagi suami dan anak-anaknya, maka dipertanyakan lagi, masih adakah surga ditelapak kaki wanita itu? Maka jagan aneh jika kata-kata ibu tidak di gubris oleh anak atau malah di bantah nya, nauzubillah...
            Makannya ibu-ibu kita harus bisa menjadi surga bagi negara, bagi Agama, dan Keluarga, sungguh luar biasa bukan,  makna surga di bahwah kaki kita, surga itu bisa hilang dari kaki kita bila kita tak menjaganya dengan ketaatan kepada Allah...
Ibu –ibu itu adalah tiang negara, kalau ibu-ibu nya gak bener, maka generasinya , bangsanya muda-mudinya bisa ambruk, amburadul, semprul, hehehe...
Ibu-ibu yang di rahmati oleh Allah...
Saya akan berbagi beberapa tips untuk mendidik anak supaya menjadi penyejuk mata:
1.      Sebagai seoran ibu gak boleh gaptek..(gagap teknologi)
Ibu-ibu gak boleh ketinggalan jaman, dia juga harus tau giamana memanfaatkan teknologi, gunanya apa? Gunanya untuk mampu mengwasi anak, ketika mereka menggunakan barang-barang teknologi, sekarang ini anak-anak sudah kecanduan internet, game, dan televisi,
Ternyata di sana banyak sekali hantu-hantu yang dapat merusak agama, mental dan kepribadian anak, contohnya saja diinternet, banyak sekali situs-situs dewasa, parno parni, yang dapat merusak cara berfikir anak, jadiiiii,
Gak salah juga kita harus tau gimana make internet, gimana cara maKe FaceBook, yah walaupun Cuma tamat sd tapi tetep gaul juga dunk, hehehe.
Tapi jagan sampe ibunya pula yang malah rajin Facebukkan, anaknya malah dibiarkan tak diperhatikan maka itu jadi masalah juga..
            Ibu juga harus tanggap dengan persolan yang sedang hangat di indonesia , supaya kita bisa mengimbangi, kepandaian anak dalam menipu orang tuanya, hehe, karena anak jaman sekarang paling pandai menipu ibu-ibu hati-hati... misalnya disuruh beli bawang malah beli bakwan, sama pacarnya pula, nanti sampai di rumah bilang sama emaknya, kalau uangnya habis untuk nambal ban di jalan, karena tiba-tiba bannya bocor, hehehe ...canda...

2.      lalu untuk menciptakan generasi tangguh, banyak hafal al quran, mencintai nabi nya, mencintai Allah dan Rosulnya, mencintai kebaikan,  anak berprestasi, maka seorang ibu itu harus tau ilmunya, giamana cara dapat ilmunya,? Caranya dengan bertapa di bukit naga 5 hari 5 malam, dan 1 ayam engkong, hehehe canda, untuk Ilmu itu bisa di dapat di perkumpulan majelis taklim, membaca buku dan dengar ceramah dan sebagainya... tapi anehnya ibu-ibu akhir jaman ini, kalau buka tv yang di tengok tu putih abu-abu mau jadi ABG lagi , alias atas bawah gede maksudnya karena sudah sering melahirkan, hehe, atau ibu-ibu yang seharusnya buka tv dengerin jamaaa aaaah ustadz lucu itu, atau dengerin mamah dan aa’, tapi malah nyemangatin anak liat boy band, smash misalnya, trus menyuruh anak kalau milih cowok itu yang ganteng kayak morgan, salah satu personil boyband smash,  sungguh ibu-ibu yang meleset dan celaka karena tak pernah mencoba mendidik anaknya untuk berakhlak dengan baik...
3.      selanjutnya ucapkanlah sesekali kata-kata semangat untuk anak, kata-kata cinta, seperti “ anakku sayang emak mencintaimu karena Allah, “ insyaallah anak yang sering mendengar kata-kata manis dan sayang akan tumbuh menjadi anak yang penyayang dan penurut pula kepada ibu dan ayahnya... atau bisa juga sesekali anak itu kita gombalin, seperti ini, 
“ sayang...! boleh mak pinjam penanya?” kata ibu.
“ boleh, untuk apa mak?” tanya anak.
“ Untuk menulis nama anak emak tersayang ini di dalam hati emak hehehe”
4.      jadi ibu itu harus mencintoh, mencintoh istri-istri nabi Muhammad, mencontoh wanita-wanita tangguh seperti maryam ibunya isa, mencontoh para sahabiyah, dalam mendidik anak dan berakhlak islami, supaya ibu itu punya nilai dan berbobot,   so! jadi ibu itu mesti kreatif, inofatif dan energik....
5.      yang ke-lima........................... gak masalah kan buat loe!!! heheh
ibu-ibu yang dirahmati Allah,
raja haji fi sabilillah pernah berpesan dalam gurindam 12nya tentang pendidikan anak, yaitu:
“Dengan anak janganlah lalai
Supaya boleh naik ke tengah balai”

Artinya adalah, kita tidak boleh mengatakan pada anak,
“ sak karep-karepmu dewelah arep dadi opo, engko nang surgo yo dewe-dewe”
            Sesungguhnya anak itu adalah amanah, maka yang namanya amanah itu akan dimintai pertanggung jawabannya kelak di akhirat,  didiklah anak perhatikan dia, beri dia cinta dan ketulusan rindu anda, supaya anak itu bisa tampil di balai, ikut MTQ heheh, bukan maksudnya supaya anak itu bisa tampil jadi orang yang bermanfaat di lingkungannya dan harap-harap menjadi orang yang bermanfaat di dunia dan akhirat,
            Saya punya beberapa pantun untuk menciptkan anak yang menyejukkan mata.
Melihat kalam berdawat tinta.
Supaya hidup penuh harapan.
Merawat denganlah cinta.
Supaya anak tau adat dan sopan.
 Melaut di pantai pongkar.
Sayur bayam di atas meja.
Membela anak itu dengan benar.
Supaya anak tidak manja.
Menadah gerimis dalam roda.
Supaya tau mana yang luka.
Menjaga dengan lapang dada.
Supaya anak tidak durhaka

C.  PENUTUP
mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan
bila patah si jarum emas
gantilah dengan jarum peniti
bila tersilap kata tak pantas
jangan di simpan didalam hati.

WASSALAMUAALAIKUM WR. WB....